Berburu Takjil di Semarang, Ini 8 Lokasi Favorit Warga Saat Ramadan

  • Bagikan

Warta1.id – Kota Semarang tak hanya dikenal lewat pesona wisatanya, tetapi juga kekayaan kulinernya yang menggoda selera. Beragam hidangan khas, mulai dari makanan tradisional hingga jajanan kekinian, mudah ditemui di berbagai sudut kota.

Memasuki bulan Ramadan, denyut kuliner di Ibu Kota Jawa Tengah ini kian terasa. Penjual takjil bermunculan, menawarkan aneka makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Dari kawasan masjid, ruang terbuka publik, hingga pusat keramaian, masyarakat dapat dengan mudah menemukan pilihan menu sesuai selera.

Berikut delapan lokasi favorit berburu takjil di Kota Semarang:

1. Alun-Alun Masjid Kauman Semarang

Setiap Ramadan, kawasan Alun-Alun Masjid Kauman menjadi salah satu pusat penjualan takjil yang ramai dikunjungi warga. Deretan kios menjajakan beragam menu seperti ketan biru, kue coro, hingga petis bumbon.

Pengunjung juga dapat menikmati hidangan di area yang telah dilengkapi meja dan bangku. Usai berbuka, warga biasanya melanjutkan ibadah salat Magrib berjamaah di Masjid Kauman yang dikenal dengan arsitekturnya yang megah.

Baca Juga :  Musim Panen Durian Desa Mbrongkol, Kabupaten Ungaran, Tetap Menjadi Favorit

2. Simpang Lima Semarang

Kawasan Simpang Lima hampir tak pernah sepi saat Ramadan. Di sekitar lapangan, pedagang kaki lima menawarkan aneka takjil dengan harga terjangkau.

Menu yang dijajakan beragam, mulai dari gorengan, kolak, es buah, hingga jajanan modern. Suasana terbuka di pusat kota ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang ingin berbuka bersama keluarga maupun teman.

3. Kota Lama Semarang

Berburu takjil sambil menikmati nuansa sejarah bisa dilakukan di Kawasan Kota Lama. Deretan bangunan bergaya Eropa peninggalan kolonial Belanda menjadi latar yang khas untuk menghabiskan waktu menjelang berbuka.

Selama Ramadan, pedagang makanan memenuhi sejumlah titik di kawasan ini. Pengunjung dapat memilih berbagai jenis takjil sambil berjalan santai menikmati suasana sore.

4. Taman Indonesia Kaya

Taman Indonesia Kaya menawarkan suasana asri di tengah kota. Air mancur ikonik dan ruang terbuka hijau menjadikan lokasi ini cocok untuk ngabuburit.

Baca Juga :  Rekomendasi Tempat Sahur di Semarang, Empat Kuliner Malam yang Wajib Dicoba

Menjelang waktu berbuka, pedagang kaki lima mulai ramai berjualan di sekitar taman. Warga bisa menikmati camilan ringan hingga minuman segar sembari bersantai.

5. Jalan Pahlawan

Sepanjang Jalan Pahlawan, pilihan takjil berjejer menggoda selera. Beberapa yang menjadi favorit warga antara lain jagung serut “Tombo Ati” dan es “Kul Kul Bucok Pahlawan”.

Selain itu, tersedia pula gorengan, sate, camilan ringan, hingga es buah yang cocok untuk melepas dahaga setelah seharian berpuasa.

6. Kawasan Undip Pleburan

Kawasan sekitar kampus Undip Pleburan juga menjadi titik ramai penjualan takjil. Beragam jajanan tersedia, mulai dari kue tradisional, martabak, otak-otak, hingga kue pancong.

Untuk minuman, tersedia pilihan es kuwut, es buah, dan aneka minuman segar lainnya yang diminati pembeli, khususnya kalangan mahasiswa dan warga sekitar.

7. Jalan Roda Mas

Di Jalan Roda Mas, pengunjung dapat mendatangi Food Court Roda Mas yang menyediakan beragam menu berbuka. Konsep area makan bersama memudahkan rombongan keluarga atau rekan kerja yang ingin berbuka puasa bersama.

Baca Juga :  Rekomendasi Lima Tempat Makan Wisatawan Kuliner Kota Lama Semarang

Pilihan menu di antaranya nasi goreng babat, tahu pong, sate, nasi campur, hingga seblak komplit.

8. Taman Sampangan

Taman Sampangan menjadi alternatif ruang terbuka yang ramai saat Ramadan. Dengan fasilitas jalur jogging dan area bermain anak, lokasi ini kerap dipilih warga untuk menunggu waktu berbuka.

Aneka jajanan seperti jagung susu keju, tahu bulat, corn dog, cireng, cilok, hingga sosis bakar dapat ditemukan di sekitar taman. Suasana rindang menjadikan momen berbuka terasa lebih santai.

Keberadaan sentra takjil di berbagai titik Kota Semarang menunjukkan geliat ekonomi masyarakat selama Ramadan. Selain memudahkan warga mencari hidangan berbuka, aktivitas ini juga menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku usaha kecil yang menggantungkan pendapatan musiman dari penjualan takjil.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *