Warta1.id – Calon Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Jawa Tengah, Gus Muhammad Nova Mahendra, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pemahaman nilai-nilai kebangsaan dan ideologi Pancasila, khususnya di kalangan generasi muda.
Pernyataan tersebut disampaikan Gus Nova saat ditemui jurnalis Zonapos di kediamannya, Jumat malam (11/4/2016). Dalam wawancara itu, ia menekankan pentingnya pembentukan karakter kebangsaan yang dimulai sejak usia dini melalui pendekatan pendidikan yang terarah dan berkelanjutan.
Menurut Gus Nova, Bamusi akan mendorong sinergi antara kelompok Marhaen dan Nahdliyin sebagai basis sosial yang selama ini memiliki akar kuat di masyarakat. Pendekatan tersebut, kata dia, dilakukan dengan melibatkan tokoh-tokoh agama di tingkat akar rumput.
“Melalui Bamusi, kami ingin mensinergikan kelompok Marhaen dan Nahdliyin. Caranya dengan mengajak gus-gus di tingkat bawah serta kiai-kiai kampung untuk menanamkan nilai kebangsaan secara masif,” ujarnya.
Ia menilai, kolaborasi lintas elemen menjadi kunci dalam memperkuat ideologi bangsa. Selain jalur formal pendidikan, pendekatan kultural dan keagamaan dinilai lebih efektif dalam menjangkau masyarakat hingga lapisan terbawah.
Lebih lanjut, Gus Nova menjelaskan bahwa program pendidikan kebangsaan yang tengah disiapkan akan menyasar berbagai jenjang usia. Mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dengan pola tersebut, diharapkan nilai-nilai Pancasila dapat tertanam sejak dini secara sistematis.
Tidak hanya menitikberatkan pada aspek ideologis, Bamusi juga memberi perhatian pada pembentukan karakter generasi muda. Nilai-nilai etika, sopan santun, serta penghormatan terhadap budaya lokal, khususnya budaya Jawa, disebut menjadi bagian integral dalam program tersebut.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki etika yang baik dan menjunjung tinggi tata krama sebagaimana diajarkan para leluhur,” kata Gus Nova.
Ia berharap, langkah ini dapat melahirkan generasi yang tidak hanya kuat dalam pemahaman keagamaan, tetapi juga kokoh dalam memegang nilai kebangsaan dan budaya bangsa di tengah arus globalisasi.
Sebagai organisasi sayap keislaman PDI Perjuangan, Bamusi selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan kebangsaan. Program yang tengah digagas di Jawa Tengah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi ideologis masyarakat di tengah dinamika perubahan sosial yang kian kompleks.












