Warta1.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) bersama Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) PDI Perjuangan menggelar kegiatan sosial bertajuk “Dapur Marhaen” di Pesantren Annuriyah Soko Tunggal, belum lama ini. Kegiatan tersebut diisi dengan pembagian makan siang gratis sekaligus menjadi ruang dialog untuk menyerap aspirasi masyarakat, khususnya kalangan wong cilik.
Program ini tidak hanya berfokus pada aksi sosial, tetapi juga menjadi sarana mendekatkan diri dengan masyarakat akar rumput. Sejumlah warga tampak antusias mengikuti kegiatan sejak pagi, menyampaikan berbagai keluhan, terutama terkait kondisi ekonomi yang dinilai kian menekan dalam beberapa waktu terakhir.
Perwakilan Bamusi PDI Perjuangan dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa “Dapur Marhaen” merupakan bagian dari upaya konkret partai dalam merespons kebutuhan masyarakat secara langsung. Selain bantuan pangan, pendekatan dialog dinilai penting untuk memahami persoalan riil yang dihadapi warga.
“Kami ingin hadir tidak hanya saat momentum politik, tetapi juga di tengah kehidupan sehari-hari masyarakat. Mendengar langsung apa yang mereka rasakan menjadi dasar bagi kami untuk merumuskan langkah ke depan,” ujarnya.
Kegiatan ini juga melibatkan tokoh masyarakat dan kiai kampung setempat. Dalam sesi terpisah, para tokoh tersebut diajak berdiskusi mengenai pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat. Bamusi menilai, peran tokoh lokal sangat strategis dalam menanamkan nilai persatuan dan kesatuan di lingkungan masing-masing.
Pengasuh pesantren setempat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran program sosial yang dibarengi dengan edukasi kebangsaan menjadi langkah positif dalam menjaga keseimbangan antara kepedulian sosial dan penguatan ideologi.
“Pendekatan seperti ini penting. Masyarakat tidak hanya dibantu secara materi, tetapi juga diingatkan tentang nilai-nilai kebangsaan yang menjadi fondasi hidup bersama,” katanya.
Melalui kegiatan “Dapur Marhaen”, PDI Perjuangan berharap dapat terus memperkuat posisinya sebagai partai yang dekat dengan rakyat kecil. Program serupa direncanakan akan terus digelar di berbagai wilayah sebagai bagian dari komitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat secara berkelanjutan.







