Warta1.id – Forum Diskusi Pemerhati Konstitusi (FORDIS-PK) Jawa Tengah resmi melaksanakan pergantian kepemimpinan dalam prosesi pelantikan yang digelar di Hotel Aston Inn Pandanaran, Kamis (14/5/2026). Dalam agenda tersebut, Wiyu Gani Al-Latif dilantik sebagai Direktur Terpilih periode 2026-2028 menggantikan Direktur Demisioner, Lawu Mijil Kusumo.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Dewan Pembina sekaligus pakar FORDIS-PK, Dr. M. Junaidi. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga nilai-nilai konstitusi di tengah dinamika hukum dan sosial yang terus berkembang.
Menurutnya, keberadaan forum diskusi konstitusi menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran hukum di kalangan masyarakat, khususnya mahasiswa dan pemuda.
“Keterlibatan pemuda dalam mengawal konstitusi merupakan bagian penting dari upaya menjaga demokrasi dan keadilan hukum,” ujarnya dalam forum tersebut.
Acara pelantikan turut dihadiri sejumlah ketua organisasi mahasiswa (Ormawa) serta komunitas pemuda dari berbagai wilayah di Semarang Raya. Kehadiran mereka dinilai menjadi bentuk dukungan moral terhadap kepengurusan baru FORDIS-PK Jawa Tengah.
Usai prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Diskusi Sarasehan Intelektual bertema “Keadilan Berlandaskan Konstitusi”. Diskusi tersebut membahas implementasi hukum di Indonesia dalam perspektif nilai-nilai konstitusi yang termuat dalam Undang-Undang Dasar 1945.
Forum diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang melibatkan peserta dari berbagai organisasi kepemudaan. Sejumlah peserta menyampaikan pandangan kritis terkait tantangan penegakan hukum dan keadilan konstitusional di Indonesia.
Dalam pidato perdananya sebagai direktur terpilih, Wiyu Gani Al-Latif menyampaikan komitmennya untuk membawa FORDIS-PK menjadi ruang diskusi yang lebih inklusif dan progresif.
Ia menyebutkan bahwa kepengurusan ke depan akan difokuskan pada penguatan literasi konstitusi di tingkat akar rumput, membangun sinergi lintas sektoral dengan komunitas pemuda, serta menjadikan FORDIS-PK sebagai mitra kritis bagi pemerintah maupun lembaga hukum.
Dengan estafet kepemimpinan dari Lawu Mijil Kusumo kepada Wiyu Gani Al-Latif, FORDIS-PK Jawa Tengah diharapkan mampu menghadirkan gagasan dan terobosan intelektual yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dalam dua tahun mendatang.

Tinggalkan Balasan