Penemuan Jasad Perempuan Tertindih Motor Gegerkan Warga Sarangan

Warta1.id – Warga kawasan wisata Sarangan digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan yang tertindih sepeda motor di dalam selokan, Sabtu (12/4/2025) sore. Kejadian menghebohkan ini terjadi di tikungan kawasan Lawu Green Forest, tepatnya di ruas jalan raya Sarangan–Cemorosewu, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.

Peristiwa ini menjadi viral setelah sebuah video amatir berdurasi pendek menyebar luas di media sosial. Dalam video tersebut tampak jasad seorang perempuan yang tertindih sepeda motor matic berwarna hitam dengan pelat nomor AE 3413 CA.

Baca Juga :  Pembangunan Resort dan Perkantoran Mewah di Pearl Of Java (POJ), Bencana bagi Ekosistem Laut Semarang

Ahmad Fauzan, saksi mata yang juga warga sekitar, mengungkapkan bahwa jasad korban ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB di jalur turunan dari arah Jawa Tengah.

“Informasi dari teman, korban memakai jaket hijau dan membawa tas warna kuning,” ujar Fauzan singkat saat ditemui di lokasi kejadian.

Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan sudah mengeluarkan bau menyengat, diduga telah meninggal dunia sejak beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Dugaan Penyimpangan Pengadaan Laptop di BGN, Keterlibatan Peruri Disorot

Berdasarkan data sementara dari pihak berwenang, korban teridentifikasi sebagai Sheila Amelia Cristanti (21), warga Kabupaten Madiun. Sheila sebelumnya dilaporkan hilang kontak menjelang Lebaran, dengan lokasi terakhir yang terpantau berada di kawasan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. Dugaan awal mengarah pada kecelakaan tunggal, namun belum ada pernyataan resmi mengenai hasil pemeriksaan lanjutan.

Baca Juga :  Diduga Armada Pengangsu Solar Subsidi Terciduk di SPBU Pertamina 44.501.10 Bubakan, Nama Dado Jadi Sorotan

Penemuan ini turut menambah daftar kasus hilangnya wisatawan di kawasan pegunungan yang kerap ramai dikunjungi saat musim liburan. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan waspada, terutama saat melintasi jalur-jalur rawan di kawasan wisata.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *