Mobil Terjun Menimpa Atap Rumah Warga di Ungaran Timur, Ibu dan Dua Anak Selamat

  • Bagikan

Warta1.id – Sebuah mobil yang ditumpangi seorang ibu bersama dua anaknya terjun hingga menimpa atap rumah warga di Dusun Kawengen, Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Peristiwa tersebut diduga terjadi saat kendaraan mengikuti petunjuk arah dari aplikasi navigasi Google Maps. Saat kejadian, kondisi cuaca di wilayah tersebut dilaporkan sedang diguyur hujan deras sehingga jarak pandang pengemudi menjadi terbatas.

Baca Juga :  Kolaborasi DPW & DPD IWOI Jateng Bersama Polsek Semarang Barat Bagikan Bendera Merah Putih di Exit Tol Krapyak

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, mobil yang melaju di jalur tersebut diduga tidak menyadari kondisi jalan di depannya. Akibatnya, kendaraan tersebut terjun dari jalan dan menimpa atap salah satu rumah warga yang berada di bawahnya.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera mendatangi lokasi dan memberikan pertolongan kepada para penumpang kendaraan. Proses evakuasi dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat.

Baca Juga :  Laporan BPBD Sukabumi Tentang Korban dan Dampak Bencana

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ibu dan dua anak yang berada di dalam kendaraan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Meski demikian, atap rumah warga yang tertimpa kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Hingga saat ini, warga bersama pihak terkait masih melakukan penanganan dan memastikan kondisi bangunan tetap aman.

Baca Juga :  Wilson Lalengke, Tokoh Jurnalisme Warga dan Aktivis HAM Indonesia

Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga sekitar. Mereka mengimbau para pengendara untuk lebih berhati-hati, terutama saat berkendara di tengah cuaca buruk serta tidak sepenuhnya bergantung pada aplikasi navigasi tanpa memperhatikan kondisi jalan di lapangan.

Pihak berwenang juga diharapkan dapat melakukan pengecekan serta pemasangan penanda atau rambu tambahan di lokasi tersebut guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *