Warta1.id – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Dedi Prasetyo, melakukan pemantauan langsung terhadap arus mudik Lebaran melalui jalur udara hingga ke Command Center KM 29 Tol Jakarta–Cikampek, Sabtu (14/3/2026). Pemantauan tersebut dilakukan dalam rangka memastikan kelancaran pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang digelar untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran.
Dari hasil pemantauan tersebut, arus lalu lintas yang keluar dari Jakarta menuju sejumlah jalur utama mudik terpantau berjalan lancar meski terjadi peningkatan volume kendaraan. Berdasarkan pengamatan dari udara, pergerakan kendaraan menuju wilayah timur Pulau Jawa masih dapat dikendalikan dengan baik oleh petugas di lapangan.
“Secara umum saya pantau dari udara, arus lalu lintas yang keluar Jakarta berjalan sangat lancar. Meskipun sudah ada peningkatan volume kendaraan, namun masih dalam kategori sangat lancar,” ujar Dedi kepada awak media di Command Center KM 29.
Pemantauan dilakukan dengan meninjau sejumlah ruas tol yang menjadi jalur utama pemudik, mulai dari Tol Jakarta–Cikampek hingga jalur yang mengarah ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dari hasil pemantauan tersebut, kondisi lalu lintas di sejumlah titik penting terpantau relatif terkendali.
Dedi menjelaskan, kelancaran arus kendaraan terlihat mulai dari ruas Tol Jakarta–Cikampek, jalur menuju Cirebon, hingga kawasan perbatasan Jawa Tengah di Kalikangkung. Bahkan hingga jalur yang mengarah ke wilayah Jawa Timur seperti kawasan Ngawi, arus kendaraan masih bergerak dengan baik tanpa adanya kepadatan yang signifikan.
Selain jalur menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur, pemantauan juga dilakukan terhadap arus kendaraan yang menuju Pelabuhan Merak sebagai salah satu jalur utama pemudik yang hendak menyeberang ke Sumatra. Berdasarkan laporan yang diterima, arus kendaraan menuju kawasan tersebut juga masih dalam kondisi lancar.
Namun demikian, guna mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas, petugas telah melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan berat bersumbu tiga keluar dari jalan tol menuju jalur arteri di wilayah Cilegon.
“Untuk kendaraan sumbu tiga sudah dilakukan pengalihan keluar tol menuju jalur arteri. Ini bagian dari langkah antisipasi agar arus kendaraan pemudik tetap lancar,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dedi menegaskan bahwa pemantauan arus mudik dilakukan secara berkelanjutan melalui Command Center Operasi Ketupat yang dilengkapi dengan sistem pemantauan lalu lintas berbasis teknologi. Melalui pusat kendali tersebut, petugas dapat memantau kondisi di lapangan secara real time serta segera mengambil langkah antisipasi jika terjadi lonjakan kendaraan.
Selain itu, analisis dan evaluasi (Anev) pelaksanaan operasi juga dilakukan setiap hari untuk memastikan kesiapan personel serta sarana prasarana dalam pengamanan arus mudik.
“Dari hasil Anev hari pertama dan hari kedua ini, secara umum situasi kamtibmas juga dalam kondisi sangat kondusif dan arus lalu lintas masih bisa dikendalikan dengan baik,” kata Dedi.
Polri memastikan akan terus melakukan pemantauan dan pengendalian arus lalu lintas selama periode mudik Lebaran guna menjamin perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan lancar.
Sumber: Humas Polri












