Warta1.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Jawa Tengah meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Evaluasi dinilai penting karena dalam praktik di lapangan masih ditemukan sejumlah persoalan yang berkaitan dengan kualitas makanan yang diberikan kepada siswa.
Sekretaris Jenderal DPW IWOI Jawa Tengah, Hendra, mengatakan program MBG pada dasarnya memiliki tujuan positif, yakni meningkatkan status gizi peserta didik. Namun, menurutnya, pelaksanaan di berbagai daerah, termasuk di Jawa Tengah, belum sepenuhnya memenuhi standar gizi yang diharapkan.
“Program ini memiliki niat baik, tetapi realitas di lapangan menunjukkan masih banyak kekurangan. Anggaran yang dialokasikan cukup besar, namun kualitas makanan yang diterima siswa belum sepenuhnya sesuai dengan standar yang ditetapkan,” ujar Hendra dalam keterangan resmi yang diterima di Semarang, Rabu (4/3/2026).
Ia menilai pemerintah perlu melakukan kajian ulang terhadap sistem pelaksanaan program, termasuk memperkuat pengawasan terhadap pihak penyedia makanan. Pengawasan yang ketat, menurutnya, diperlukan untuk memastikan makanan yang disajikan benar-benar memenuhi standar gizi, keamanan, dan kelayakan konsumsi.
Hendra juga menyoroti munculnya sejumlah laporan di masyarakat yang menyebutkan adanya dugaan makanan tidak layak konsumsi hingga kasus keracunan makanan yang menjadi perbincangan di media sosial. Kondisi tersebut, kata dia, harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan pihak terkait.
Selain pemerintah, pihak sekolah juga diminta berperan aktif dalam mengawasi kualitas makanan yang diterima siswa. Jika makanan yang disalurkan tidak sesuai dengan standar kualitas, gizi, maupun nilai anggaran yang telah ditetapkan, sekolah diharapkan berani mengambil sikap.
“Sekolah memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan dan kesehatan peserta didik. Jika makanan yang diterima tidak sesuai standar, pihak sekolah seharusnya dapat menolak,” katanya.
Sebagai bentuk partisipasi publik, DPW IWOI Jawa Tengah menyatakan siap menerima laporan atau aduan dari masyarakat terkait pelaksanaan program MBG di wilayah Jawa Tengah.
“Kami membuka ruang bagi siapa pun yang ingin menyampaikan informasi atau pengaduan terkait pelaksanaan program ini. Tujuannya agar program yang diperuntukkan bagi kesejahteraan anak didik benar-benar berjalan sesuai tujuan,” ujar Hendra.
Ia menambahkan bahwa evaluasi dan pengawasan yang baik merupakan kunci agar program MBG dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Sekretariat DPW IWOI Jawa Tengah di Jalan Kedung Batu Timur No.129, Semarang.












