Rehabilitasi Irigasi D.I. Manganti Tahap IV Rampung, Putra Daerah Buktikan Kualitas dan Dorong Ekonomi Lokal

  • Bagikan

Warta1.id – Proyek rehabilitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi (D.I.) Manganti Tahap IV Paket 2 di wilayah barat Kabupaten Cilacap telah resmi rampung. Penyelesaian proyek ini tidak hanya menandai keberhasilan pembangunan infrastruktur pengairan, tetapi juga menjadi bukti nyata kemampuan dan peran strategis putra daerah dalam mendukung pembangunan nasional.

Proyek yang dikerjakan oleh PT Tirta Indo Karya tersebut melibatkan Mas Fredy Merpati, putra daerah Cilacap, sebagai subkontraktor utama. Di bawah kepemimpinannya, pekerjaan rehabilitasi meliputi revitalisasi saluran induk primer, saluran sekunder, hingga pembangunan jalan inspeksi yang dikerjakan dengan standar kualitas tinggi dan hasil yang dinilai rapi serta kokoh.

Baca Juga :  Yayasan Mutakinah Mafaza Indonesia Gelar Santunan Ramadhan di Boja Kendal

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa tenaga kerja lokal mampu bersaing secara profesional dengan kontraktor dari luar daerah. Dedikasi tersebut dilandasi rasa memiliki, mengingat infrastruktur irigasi yang dibangun akan dimanfaatkan langsung oleh masyarakat setempat, khususnya para petani di wilayah Cilacap bagian barat.

Dalam pelaksanaannya, proyek ini menerapkan prinsip padat karya dengan melibatkan masyarakat sekitar, mulai dari tenaga kerja hingga pengamanan alat berat. Selain itu, kebijakan pro-lokal juga diterapkan melalui penggunaan material bangunan yang disuplai dari toko-toko bangunan di wilayah setempat. Langkah ini dinilai efektif dalam menggerakkan roda perekonomian desa dan memastikan manfaat proyek dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga :  Wilson Lalengke Diundang Duta Besar Rusia untuk Buka Puasa Bersama di Kediaman Dubes

Kecepatan dan ketepatan penyelesaian proyek disambut positif oleh para petani di Desa Cisumur, Gandrungmanis, Sidaurip, dan Gintungreja. Bagi mereka, kelancaran aliran air irigasi merupakan faktor vital yang menopang keberlangsungan pertanian dan meningkatkan harapan akan hasil panen yang lebih baik.

Apresiasi juga datang dari aktivis sekaligus pemerhati pembangunan, Mulyadi Tanjung. Ia berharap pola pemberdayaan putra daerah dalam proyek strategis seperti ini dapat terus dipertahankan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy pada proyek-proyek mendatang.

“Kami membuktikan bahwa putra daerah mampu mengerjakan proyek besar BBWS Citanduy dengan penuh tanggung jawab. Harapan kami, pada tahun 2026 mendatang, proyek-proyek serupa kembali mempercayakan potensi lokal,” ujar Mulyadi.

Baca Juga :  Istri Letjen TNI Widi Prasetijono Bersaksi di Sidang Tipikor Terkait Aliran Dana Miliaran Rupiah

Atas rampungnya proyek tersebut, masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Percepatan Pembangunan, Kementerian PUPR, serta BBWS Citanduy.

Saluran irigasi yang kini berdiri kokoh tidak hanya menjadi infrastruktur fisik, tetapi juga simbol harapan baru bagi para petani dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan di masa depan.

Dengan aliran air yang kembali lancar, masyarakat berharap keberkahan menyertai setiap jengkal sawah yang teraliri, membawa kemakmuran dan kesejahteraan bagi petani Cilacap ke depan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *