Warta1.id – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) merayakan hari jadinya yang ke-18 dengan penuh semangat kebersamaan dan komitmen terhadap ketahanan nasional. Acara puncak peringatan tersebut berlangsung meriah di Ballroom Hotel Sunlake Waterfront & Convention, Sunter, Jakarta, pada Selasa (11/11/2025).
Perayaan yang mengusung tema “Ketahanan Nasional” ini menjadi momentum penting bagi organisasi pewarta warga tersebut untuk meneguhkan perannya dalam memperkuat ekosistem informasi publik di Indonesia.
Acara resmi dibuka oleh Ketua Dewan Pembina PPWI, Maya Romantir, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran media warga dalam memperkuat ketahanan sosial dan informasi publik.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya para Duta Besar dari Rusia, Palestina, Irak, Sudan, Mesir, Mozambik, dan Pakistan, yang turut memberikan dukungan simbolis terhadap semangat kebersamaan lintas bangsa.
Dari dalam negeri, hadir pula sejumlah pejabat dan tokoh penting, termasuk Kombes Dwi Sulistiawan dari Divisi Humas Mabes Polri serta Letkol Wasir Inf Kodam Jaya Nurinurza mewakili unsur TNI.
Kehadiran para pejabat ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kiprah PPWI dalam membangun kolaborasi positif antara masyarakat, media, dan institusi negara.
Delegasi DPD PPWI Jawa Tengah turut hadir dalam perayaan tersebut dengan dipimpin langsung oleh KRT. Ardhi Solehudin, S.H., bersama Sekjen Sakti Leksono, Penasehat Mulyadi Tanjung, serta anggota lainnya Andik, Marzuki, dan Son Narsono*.
Kehadiran rombongan ini menjadi simbol solidaritas dan dukungan daerah terhadap visi besar organisasi.
“Partisipasi kami adalah bentuk dukungan penuh terhadap program PPWI dan semangat menjaga independensi serta profesionalisme pewarta warga,” ujar Mulyadi Tanjung.
Hal senada disampaikan Sakti Leksono, yang menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah untuk memperkuat kualitas informasi publik di tingkat akar rumput.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke, S.Pd., M.A., M.Sc., menyampaikan bahwa tema Ketahanan Nasional dipilih bukan tanpa alasan.
Tema ini sejalan dengan arah kebijakan Asta Cita pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam dua fokus utama, penguatan informasi publik dan penyediaan makanan bergizi gratis bagi masyarakat.
“PPWI memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan informasi yang beredar di masyarakat bersumber dari data yang akurat, berimbang, dan membangun optimisme publik,” ujar Wilson.
Memasuki usia ke-18, PPWI dinilai telah mencapai fase kedewasaan organisasi. Dengan jaringan yang kini meluas hingga ke luar negeri, PPWI terus berkomitmen menjaga nilai-nilai jurnalistik warga yang etis, transparan, dan berpihak pada kepentingan publik.
“Semoga PPWI terus menjadi wadah yang inspiratif, profesional, dan berkontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan informasi publik serta kemajuan bangsa,” tutup KRT. Ardhi Solehudin, Ketua DPD PPWI Jawa Tengah.
Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) merupakan organisasi nirlaba yang berdiri pada tahun 2007. PPWI menjadi wadah bagi jurnalis warga dari berbagai latar belakang profesi untuk berkontribusi dalam penyebaran informasi publik yang akurat, inklusif, dan edukatif. Melalui semangat “Warga Menulis, Bangsa Cerdas”, PPWI berupaya membangun ekosistem komunikasi publik yang sehat dan berdaya saing di era digital.












